28 Maret 2017

πŸ“šπŸ“šπŸ“š Buku Jendela Ilmu πŸ“šπŸ“šπŸ“š


🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬

by. Defi Sulistyana

Alhamdulilaaah tak terasa sedikit demi sedikit, playland alza mulai terbentuk, dan semoga bisa istiqomah menemani mereka terus menerus melihat dunia dari buku, serta menemani mereka belajar dalam setiap kegiatan mereka. ☉🌷

Hari ini, kami memulai hari cuman bertiga, holidei yang sepi tanpa ayah, yang sedang ke luar kota. Memasak lalu lanjut menjemur pakaian as usually. Semua kelar sebelum jam setengah delapan. Kk yang tak sabar untuk bisa segera belajarpun hampir tak ingin makan, badannya yang masih hangat tak menyurutkan semangatnya untuk mgulik di playland-nya.
Eits, sarapan dulu, kata saya. Dan kami bertiga menyantap menu sederhana sayur daun ubi plus bandeng goreng. Tak Lama kemudian, kk sudah asik duduk di tempatnya, dan meminta untuk diajarin mewarnai dengan cat air.

Okei. Memulai bab pengenalan warna, juga bab tekstur, karena di awal dia merasa jijik dengan teksturnya yang sedikit lembek. Kk lun berhasil menguasai dirinya dan menjinakkan dirinya yang sedikit jijik dengan tekstur tersebut. Barulah saya mengeluarkan kuas dan kerta mewarnai.

Mewarnai dengan cat air juga mengajarinya bertanggungjawab atas tindakannya, karena jika tidak ada kesepakatan di awal, tembok pun bisa menjadi media yang sangat menarik untuk diwarnai.

"ok kk, boleh mewarnai pakai kuas, tapi janji diwarna di kertas?" dan kk pun agree.

ini warna aslinya warna primer, akan tetapi atas kreativitasnya menjadi bermacam-macam warna πŸ˜†✌


Hasil mewarnai dengan cat air hari ini



Sekitar satu jam ia asik dengan warna warna indah dan kreasinya. Hingga akhirnya penat merajai dan iapun meminta cuci. Oke, break time! Minta ngeteh sambil celup roti, setelahnya saya menidurkan si adek.

Menjelang siang, kami memulai aktivitas lain yaitu menempel wallpaper. Untuk urusan ini, memang kk tidak ikut andil secara utuh, hanya ikut menemani, karena ini project bunda yang rumit untuknya. Dan diapun lebih tertarik dengan siaran berbayar Nick JR.

kondisi Playland terkini

Kegiatan sore hari menunggu ayah pulang

Adek yang mulai tertarik segala hal yang dimiliki kk


Bahagia itu sederhana. 
Bahagia itu kita yang menentukan.
Bahagia itu Rahmat

Alhamdulillaahilladzi bini'matihi tatimush shalihat. 

Semoga diparingin keiatiqomahan, bisa menambah terus buku-buku bergizinya.

🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬

#KelasBunSayIIP
#TantanganFamPro
#Day6
#AlZa

27 Maret 2017

🌷 My cupcake Surprise!!! 🌷


by. Defi Sulistyana


Senin ini, senin yang mendebarkan, ceile..semalaman si kk kena fever, paginya masih terasa sedikit hangat, suami yang galau karena mau pergi luar kotapun segera ingin mengajaknya ke DSA. Saya pasang garda terdepan, "ah baru semalam yah, moga-moga aja gak papa" bergaya menenangkan hati ayah, padahal hati sayapun juga galau. haha.

Sekitar jam 7 ayah mengajak kami semua untuk ikut ke kantor, pikir saya, kenapa ternyata si kk dijanjikan sebuah mainan.

Dan betul, setelah karyawan kantor loading, kami meluncur membeli sarapan, ayah membelikan saya nasi bungkus isi oseng soun dan oseng tempe lauk bola daging ayam, saya santap di dalam gerobak kami, dan ayah makan di tempat, karena anak-anak tidur, jadi tidak makan di warungnya. Semenjak menikah, saya mulai akrab dengan hawa mobil, karena mobil itu rumah kedua saya, untuk menemani kegiatan suami. pernah rekor dulu menunggu suami di dalam mobil sekitar 2 jam, wow rasanya.. tapi tetap dinikmati dan dijalani.

Kenyang perut kami, kami melanjutkan perjalanan, niat awal ke sebuah supermarket saja, eeh.. saat di traffic light, kami liat iklan ada sebuah pameran mainan di salah satu mall, yaudah deh kami kesana.

Wajah sumringah sukses kami dapatkan dari kk, ia menghampiri set masak barbie, lalu berpindah ke lego, lalu ke bagian thomas.. tak terasa setengah jam, lalu kami menawarkan mainan. Ia tipe anak yang tidak merengek minta mainan, kalaupun kami pulang tangan hampa pun, ia fine-fine aja. Tapi kami tak sebegitu parahnya, karena niat kami memang membelikan mainan yang sangat jarang kami lakukan. Eits, bukan menunggu ia sakit baru kita belikan, tapi memang moment nya sangat pas kali ini (pas ada pameran yang kami tau dadakan) wkwkwk.....

kk and her cupcake surprise🍨


Bingung mau membelikan apa, karena kk tak begitu excited membeli, hanya memegang dan dikembalikan, awalnya pengen membelikan barbie, tetapi semua barbie tidak memakai baju yang pantas atasan minim, bawahan pun minim. Finally, saya putuskan membelikannya mainan barbie mini cupcake surprise.
Setelah itu kamipun menuju destinasi lain, sebuah kejadian yang awesome di dalam mobil, mainannya di nunggingkan, lalu saya menanyakan what happened, saya kira itu pura-pura tidur, kk menjawab "bukan yoo, ini lagi sholat.. allahu akbar" lalu kk membaca alfatihah, ayat kursi, dan doa di dlm kendaraan (xixi yang ketiga tak nyambung, tapi tak apalah, namanya sedang belajar di umurnya). Alhamdulillaah, saya senang, aktivitas mainnya pun tak luput dari aktivitas mendekat pada Robbnya. Dan semoga Allah senantiasa menjaganya dengan penjagaan yang sebaik-baiknya, istiqomah hingga lepas ruh dan jasadnya.
Aamiiiiin....... kuenceng. ❤

Kedua, kami mampir ke sebuah toko untuk membeli pernak pernik perpus sekalian playground dia di rumah. Yap, kami membeli wallpaper dan wallsticker. Betapa ia sangat bahagia disana, dan sejenak itu melepaskan hormon-hormon yang membantunya mengurai rasa sakit di tubuhnya. Semoga jadi wasilah, pikir saya seperti itu. 😊

Dan, taaadaaaaaa.....

foto kk sebelum ia tidur malam πŸ˜‰


foto playland dan rencana mini perpus kk πŸ“–πŸ“š


Bendera warna warni itu, hasil karya bunda dan kk, sedangkan penempelan wallsticker dilakukan bertiga, bunda kk ayah. Ahihihiii... masih berantakan, ya itulah view aslinya kalau habis dipakai belajar, tak apalah berantakan. Karena lebih baik berantakan tapi kreatif, daripada rapi tapi mati kreatifitasnya. Eh, harus rapih juga tapi yaa, jangan berantakan terus.. ini kan bab merapikan mainan juga bagian dari ujian kemandirian anak di game sebelumnya πŸ˜ƒπŸ˜‚πŸ˜Ž

Maasyaa Allah. Barokallahu fiikum kk dan adek πŸ€—πŸ˜Š semoga tempat mungil dan kecil ini menjadi bagian dari ladang kalian menimba ilmu dunia dan akhirat. 

With a thousand of love,
Bunda Alza ❤🌻

🌣☉🌣☉🌣☉🌣☉🌣☉🌣☉🌣☉🌣☉🌣

#KelasBunSayIIP
#IIPSoloRaya
#TantanganFamPro
#Day5

26 Maret 2017

❤ Bunda, kk sayaang kali sama bunda  ❤

by. Defi Sulistyana


πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯

This is Monday. The GFOS day. 
Seperti halnya hari-hari ahad sebelumnya, saya berusaha untuk tidak menggunakan gadget seharian. Untuk hari ini alhamdulillaah cukup berhasil, walau sesekali mengambilnya untuk sesi pemotretan. xixixi. 

Hariini kami pergi jogging, sesuai dengan planning sabtu malam, ada undangan gerak jalan dari IPHI, dan kami tak menyia-nyiakan kesempatan silaturahim itu.  Tapi, pagiini mendung lama bergelayut, sebenarnya saya sudah tidak terlalunsreg berangkat dan benar saja ternyata disana hujan, dan kk serta adekpun kehujanan. Selepas itu, ayah mengajak kami ke kantor untuk mengambil PC dan memboyongnya ke rumah, karena posisi gudang yang akan berpindah. Asyiiik. batin hati, karena semoga dengan adanya PC, semakin meringankan tugas saya.

Hari ahad ini, kami full acara di luar, mulai dari gerak jalan, mengambil PC, makan bubur ayam bandung, lalu ke toko bunga untuk membeli beberapa pohon untuk our lil' garden.

Instruktur hariini full di handle ayah, bundanya tinggal kepet-kepet aja. Ya memang untuk hari ahad, kami berusaha memberi kegiatan edukatif di luar rumah. yang sebelum-sebelumnya sudah kegiatan di luar kota, sekarang waktunya untuk menebar virus kebaikan dan semangat di dalam kota.

Tak lupa today, kami mengunjungi pengrajin meja kursi untuk menanyakan harga paket meja kursi belajat untuk anak kecil, lucu sih iya, tp kami lebih mengedepankan savety nya. Dan hasilnya masih nihil, karena belum ketemu yang pas. Lalu, kamipun pulang..

Dan, sebuah hal yang kemudian sangat menohok, menjelang maghrib karena kehujanan tadi, si kk demam, semoga segera sembuh ya sayang, syafaakillah my dear. Pas badannya panas, dia berkata "bunda, kk sayaang sekali sm bunda... kk minta maaf ya bun, kk janji gak diulangkan" dia merasa sakit ini datang karena kesalahannya. Saya pun menjawab "sayang, kk tidak salah, bunda yang minta maaf gakbisa jagain kk, minta sembuh sama Allah ya nak..."
Ya Allah, terenyuh hatiini, bendungan pun saya coba tinggikan terus dan terus agar tidak meluap membanjiri pipi, dan ketika menulis ini, baru saya tak bisa menahan tetesan air mata. Alhamdulillaah 'alaa kulli hal.


#KuliahBunSayIIP
#Tantangan FamPro
#Day4

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

25 Maret 2017

Mentari kan Slalu Bersinar... Doaku slalu ada untuk kalian duhai bapakku tersayang.

by. Defi Sulistyana


Bismillaah.
Hariini, adalah hari yang berat bagi saya. Sabtu yang tak saya sangka-sangka. Hari kamis, bapak saya sendiri masuk RS karena memang jadwal kemoterapi yang kedua. (Mohon doanya njeh moms..) Lalu, jumat malam, bapak saya mertua juga ke rumah sakit karena lambung beliau yang kembali bermasalah. Ya Allah, rontok rasanya hati, tak bisa tidur, pula tak bisa membersamai keduanya lantaran kondisi membawa dua batita. Hanya doa dan doa untuk beliau kedua bapak saya.

But the show must go on... and also tugas tetap harus dikerjakan dan dikumpulkan. 

Jadi, hariini mencoba mencari reruntuhan ide, karena otak seakan stuck tak bisa berpikir, masak aja sangat amat malaas. huft inimah alasan kagak mau masak. hehe.

Berbekal kardus yang sudah tak terpakai, saya mencoba untuk mengajak kk untuk menggunting dan menempel.

Urusan menggunting ini moms, benar benar harus dibiasakan dari kecil, karena ini berkaitan dengan keseimbangan otak anak kita. Kalau anak sedari kecil tidak terbiasa, maka saat sudah TK pun, untuk memegang gunting bisa jadi tidak fasih. Ya memang, untuk urusan model, anak batita belum bisa menggunting pola, dia baru pada tahap bisa memotong. 

Sangaat sukak si kk ini kalau pegang gunting, karena sudah terbiasa, maka ia sudah biasa pula membuka jajanannya dengan gunting DIY. Misal saya beli choki choki nih, maka ia akan dengan segera mencari gunting makanan dan mengguntingnya sendiri. Fyi, di tempat kami, gunting makanan tersendiri dengan gunting bagian sabun dsb.

Kembali ke prakarya kk, hari ini, yang kami butuhkan adalah :
1. kardus bekas pakai
2. Lem kertas
3. Crayon

Caranya mudah, membuat pola dengan crayon dan mewarnainya, kami membuat bunga. Lalu digunting dan ditempel daun, tangkai, serta potnya. Juga membuat mobil. Eits, tapi ternyata ukuran mobilnya lebih kecil dari bunganya πŸ˜…πŸ˜‚πŸ˜Ž maafkan emakmu ya naak...

Foto kegiatan persiapan

This is it πŸ˜‰


bahan dari kardus bekas kukis adek za dan kertas asturo



✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂✂

Lalu, mengenai perpus... emm, hariini hanya sebatas memberi alas, dan memindahkan mainan-mainan. Tapi belum ada pengelompokan kembali mainan berdasar jenisnya. Masih hosh hosh-an, karena belum bisa kemana-mana, dan kegiatan di rumah yang aduhai sedapnya. πŸ˜ƒ



Senantiasa penuh kesyukuran.
Alhamdulillaahilladzi bini'matihi tatimush shalihat.

See you tomorrow moms.....


#KelasBunSayIIP
#IIPSoloRaya
#TantanganFamPro
#Day3

24 Maret 2017

Antara Teflon, bookstore, dan Gamis Baru....


by. Defi Sulistyana



πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯πŸŽ₯

Bismillaah.
So many things we need to buy. Hemmmmp. But it's OK. belanja sekali buat berhari-hari itu adalah sebuah efektivitas waktu dan tenaga.

Kamis kemaren dan Jumat ini, fokus banget untuk beli-beli perkap, sekalian searching beberapa model rak buku juga pembatas ruangan..

Sebenarnya, kami kepengen banget DIY untuk pembatas dan rak, tapi apalah daya, sekarang ini ayah sedang harus fokus di aspek lain.

Kamis.
ehehe, keluar sudah bareng sama ayah jam 07.30 dari rumah, lalu ikut ayah ke kantor sebentar untuk loading barang, selepas itu, kerumah temen ayah, lalu sarapan.  Eh, setelah sarapan, bukannya segera eksekusi, malah mampir di toko peralatan dapur, dan membeli 2 wajan ceramyc πŸ˜‚πŸ˜²πŸ˜–
Ini emak-emak planning nya unpredictable ya. Sebenarnya, sudah lama mau beli karena yang dirumah rusak, dan baru sempet kemarin itu, jadilah membeli itu dulu. Kelar, lalu lanjut perjalanan. Saya terheran kenapa arahnya tidak pulang, dan eng ing eeng.. ayah memberhentikan kami di depan butik langganan
ayah : sana turun, cari sukak ati yang mana.
me : nyari apaan yah? *pura-pura bego
ayah : bajulah masak sendal.
me : seriusan yah? tumben banget sih ayah..
ayah : wes gek ndang midun, rasah basa basi.. selak adzan dhuhur.
me : (dalam hati) wkwk.. ayah tau kalau aq lg basa basi. padahal mukaknya udah sumringah kayak udah setahun kagak makan ayam bakar! wkwkwk....
Dan itulah tujuan lain yang tak terencana. Lalu keluar butik, hukan mulai turun, dan teringat di rumah masih ada tanggungan jemuran. Ya Alloh, begimane batin ati. Tapi kalau rejeki tak kemana.

Dan betul, karena selepas dari butik kami mampir sholat dulu, sampai rumah sudah zoooonk. 🌧🌩⛈πŸŒͺ

dan planning saya belanja kebutuhan daily FamPro menjadi zooonk pulak. 

Jumat
Jumat ini, ayah ikut sales ke area Klaten, oleh karenanya sejak pagi sampai sore, kami stay di rumah, dan belum bisa membeli apa-apa.

Tetapi, karena daily FP tetap harus jalan, maka kamipun tetap melaksanakan dengan bahan sesuai yanh tersedia di rumah.

yap. kami mulai membikin anyaman kertas. Untuk desain memang semua saya yang membuat, karena untuk usia kk. mengguntig memang mungkin sudah fasih, tapi tidak bisa membentuk sebuah pola.

kk Sa Menganyam DIY


Almost Done


This is the 1st Project

Beberapa gambar diatas merupakan Gambar Daily Project #Day1. Alhamdulillaah tujuannya adalah mengasah kepekaan antara otak, tangan kanan dan kiri, melatih kejelian serta koordinasi. Dan ini dikerjakan saat little Za sedang terlelap dalam mimpi indahnya.

Oiya, sampai kelupaan, untuk weekly programnya, hmmm... baru sebatas fixacy tempat. Sebenarnya, pingin memakai kembali kamar yang biasa kami pakai sebagai kamar bermain, akan tetapi karena si kk tidak nyaman di kamar tersebut (karena ruang tertutup jadi saat saya tinggal rapi rapi rumah, ia menjadi bosan sendirian), maka kami putuskan untuk memindahnya di ruang tengah. Dah gitu aja laporannya πŸ˜…πŸ˜œ


Alhamdulillaahilladzi bini'matihi tatimush shalihat. ❤πŸ’πŸ‘


πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—πŸ•—


#KuliahBunSayIIP
#IIPSoloRaya
#TantanganFamPro

23 Maret 2017

Grand Design a Family Project.

at Istana Mimpi Alza


🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Mimpi, hanyalah kan terus menjadi mimpi kalau kita tak tegap berdiri lalu mengayunkan satu langkah, terus menerus bersinergi untuk menuju sebuah tujuan "the dream"

Siapa yang tak ingin mimpi-mimpi masa mudanya tentang pernikahan dan membangun keluarga bisa terwujud? pastilah tak ada, 
Setiap kita pasti ingin Allah ijabah mimpi kita. Oleh karenanya, eksekusi merupakan langkah nyata untuk mengawali terwujudnya harapan-harapan kita.

Dalam berumahtangga, masing-masing pasangan mempunyai ide, kemudian ide-ide tersebut dapat didiskusikan bersama untuk menjadi sebuah proyek kehidupan.

Apa itu proyek kehidupan? ialah proyek di dalam keluarga yang bertujuan untuk kemaslahatan bersama, lantas, yang dimaksud bersama disini, adalah bersama IN dan OUT. Yaitu kemaslahatan anggota keluarga untuk IN, dan kemaslahatan lingkungan dan sekitar untuk OUT.

Moms, ini berlaku tidak hanya di awal-awal menikah, karena di awal menikah, tapi proyek ini akan menjadi proyek berkesinambungan selama menjalani kehidupan berumah tangga.

Me?? selama ini, saya yang minim ilmu parenting ini, tidak pernah serius dalam membuat target. Semua berjalan apa adanya. Hingga Allah menggiring saya pada komunitas IIP ini.

Family Project saya sebenarnya banyak, tapi suer baru sekali ini saya yang merasa pengen menggarapnya seriously. Hm, semoga saja bukan karena "tugas". Hehe, piss.

Diawali dengan sebuah family forum versi mesra (karena anak-anak sudah terlelap), kami membahas apa saja yang perlu kami capai. Semua itu tertuang dalam sebuah coretan tinta, yang berusaha disusun serapih mungkin.

Rabu, 22.15 - 00.30
ada 2 sesi pembahasan, yang pertama 22.15 - 23.30 lalu jeda makan nasgor πŸ˜‚ Lalu lanjut lagi ampek ngantuk trus tidur. hehe.

Hasil Family Forum

Hasil Family Forum

Daaaan,
Bismillaah diputuskan untuk :
1. Daily Project
2. Weekly Project

Proyek harian ini, bersumber dari sebuah obrolan ringan dengan sang kakak tempo hari,
bun : kak, bunda pingin bikin proyek nih
kk : proyek itu apa bun?
bun : yaa, bikin apaa gitu.. kakak pinginnya belajar apa sayang?
kk : belajar gunting gunting, trus dikasih tempel tempel.
bun : kakak seneng kayak gitu?
kk : iya lho, kk seneng bun..

Okey. berarti saya menyimpulkan ia ingin membuat karya DIY. dan itu Proyek!

Jadi, setiap hari, kami akan membuat satu karya bersama sesuai keinginan kk, ini akan kami mulai hari sabtu, karena hari jumat adalah hari belanja.

Lalu, yang weekly, kami mencoba untuk menata ulang rumah untuk bagian kids corner nya. dimana disitu akan dibuat tempat bermain senyaman mungkin dan juga tempat koleksi buku-buku kk.

Bismillaah. Semoga Allah memudahkan langkah kami.

Harapan kami, ini akan menjadi sarana belajar bagi kk dan adek khususnya, juga bagi kami orangtuanya.

🏚🏠🏑🏚🏠🏑🏚🏠🏑🏚🏠🏑🏚🏠🏑🏚🏠

Semangaaaaaaaaaaaaaat!

#KuliahBunSayIIP
#IIPSoloRaya
#TantanganFamProDay1


16 Maret 2017

Baarokallahu fiikum Alza...


by. Defi Sulistyana

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Woow!
benar-benar bulan yg wow bgt.
penuh syukur karena masih diberikan nikmat untuk bisa mengeja rasa syukur.
Koq gitu? bayangin nih kalau udah diberi kenikmatan, tapi gak diberikan nikmat untuk mengeja rasa syukur? rugi banget kan? bisa-bisa sudah kufur nikmat.

hmmmp...
begitulah dalam menjalankan misi di games kedua ini,

Menantang diri saya untuk bisa melatihkan kemandirian pada anak-anak.
Kenapa malah diri saya sendiri yang perlu ditantang? iya, karena saya tahu pasti ini butuh kegigihan, ketelatenan, dan juga kesabaran. πŸ’‘πŸ”

My Alza (Alifa - Zahrani) We're proud of you. Baarokallahu fiikum. Semoga kelak kalian menjadi muslimah sejati. Wanita muslimah akan memahami arti keteguhan dalam memegang agamanya, walau bagaimanapun sulitnya kondisi di sekitarnya, sehingga ia dapat hidup dengan keyakinan yang tinggi kepada Allah, tenteram dengan KeridhaanNya, sekalipun ujian berat menimpanya. ia tidak akan tunduk pada peradaban yg menggiring kearah pengikisan akidah. ❤❤❤

Biidznillaah, atas ijin Allah, Allah mudahkan kami mengarungi bahtera pengajaran kedisplinan pada anak dalam kurun waktu hampir satu bulan ini, 
Banyak lika likunya yang pasti, sedih, senang, kaget, surprise indah...

Sehingga saya pun, bisa merangkumnya dalam secuil paragraf dibawah.


πŸ“š K.E.M.A.N.D.I.R.I.A.N πŸ“š

Setiap keluarga pastilah mendamba menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
Istrinya shalihah taat pada suami, suaminya shalih "gemathi" dengan anak istri, anak-anaknya qurrota a'yun.. Waah.. benar2 menyejukkan pandangan pasti kan ya.. mbayangin aja sudah meleleh.
Hmm, Insyaa allah bisa koq selama ada tekad yang kuat, Allah pasti mengabulkan doa hambaNya yang taat.
Iya, kuncinya "Taat" dan cabangnya banyak sekali.
Salah satu ciri keberhasilan dalam rumah tangga yaitu kalau dapat memberitahukan anak-anak tentang Allah, Malaikat, dan Rasul-Nya. Lalu anak bisa mengurus dirinya sendiri saat ia mencapai aqil baligh.

Foto kk saat menumpahkan makanan lalu mengambil sapu dan membersihkannya tanpa ada aba-aba 😍


Ada sebuah paradigma yang menurut saya kurang tepat, bahwa seorang anak dikatakan mandiri jika sudah punya pekerjaan tetap atau bisa mencari uang sendiri. Padahal, sejatinya anak-anak itu bisa dikatakan mandiri kalau sudah salat sendiri dan ibadah sendiri tanpa disuruh. Kenapa saya bilang kurang tepat? karena memang tidak salah mendidik anak agar mandiri secara financial. Tapi harus dibekali kemandirian Islami dahulu di awal.

Lalu, bekal kemandirian islami  seperti apa yang harus diberikan di awal? dan kapan itu dimulai? Mari kita lanjutkan diskusi.

Memandirikan Anak dalam urusan Adab.
Yap, adap bagi saya adalah hal yang perlu diawali sebelum terjun pada amal. Karena adab ini yang membentuk pola pikir anak saat dewasa nanti. Kalau kita menganggap biasa saat anak makan dengan tangan kiri, kita menganggap biasa saat anak mengambil tanpa permisi, itu akan menjadi habit. Dan saat habit tak bisa di rem, itu akan menjadi watak.
Maka, mengajarkan adab bagi anak-anak kami pada khususnya, sangat penting, tanpa kemudian menciderai fitrahnya sebagai anak-anak. Adab apa yang diajarkan? adab dalam ketaatan pada Robbnya, adab dalam keseharian, adab dalam beribadah, adab dalam bermasyarakat.
Setelah kita mengajarkan adab, baru kita ajarkan amal, amal yang berguna baginya dan juga bagi sekitarnya.
Maka harapannya, saat anak sudah berada pada fase baligh maka mereka juga akan matang secara akal (aqil baligh).

Yakinlah, bahwa anak-anak yang matang berpikirnya adalah anak-anak yang terbiasa mandiri dari kecil, dan saat ia sudah terbiasa mandiri sejak kecil, maka sedikit waktu yang ia gunakan untuk mengurus dirinya sendiri, dan akan banyak waktu yang bisa ia gunakan untuk mengurus umat.

So, kapan bisa dimulai?
Jelas bukan dimulai pada saat ia bayi, tapi setidaknya mendekati umurnya satu tahun, atau saat ia sudah memahami instruksi, kita bisa memulainya.
Sebagai contoh anak kedua kami, kami sudah memulai toilet training sejak ia berumur 7 bulan. Dan biidznillah berhasil urusan ompol. Jangan dipandang berhasil 100% ya, karena di tahap ini, kita baru bisa membiasakan, belum memandirikan DIY. Tapi, ia sudah bisa merespon saat dibawa ke kamar mandi, dan bisa pipis dengan instruksi menyenangkan alaa kami.
Yang pasti, dalam hal memandirikan anak ini, perlu ada stepnya. Bukan sebuah paksaan, bukan sebuah gertakan.

Kemudian, saat anak sudah mulai growing up, kita bisa berdiskusi bersama partner tersayang kita (eciye, suami) bagaimana pola dalam mengajarkan kemandirian ini sesuai dengan fitrah nya. 

Contoh lagi nih yaa, saya mem-planing hanya ada 2 kemandirian yang akan saya ajarkan dalam kurun waktu 20 hari. Karena si kk masih 2.5tahun, maka fitrah kemandiriannya dibuat dengan cara semenarik mungkin. Yang mengejutkan nih, si kk bisa membuat lebih dari 2 aspek kemandirian yang kami targetkan. Ini yang disebut bukan paksaan. Kalau bahasa ibu Septi, gaming! memandirikan anak dengan ritme bermain. Yang tanpa ia sadari, ia sudah bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan ayah bundanya.

🌸Alifa dan Zahrani (Alza)🌸

Alhamdulillaahilladzi bini'matihi tatimush shalihat.

#AliranRasaKemandirianAnak
#KelasBunsayIIP
#IIPSolo

ALIRAN RASA GAMES LEVEL 5 KELAS BUNSAY #2 KOORDI IIP by. Defi Sulistyana “Yang Tak Terlupakan” Bismillaah, Ramadhan seakan ...